23 Apr 2026
Semarang, 23 April 2026 – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”) bersama mitra karoseri Laksana terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi transportasi publik melalui rangkaian uji coba (trial) bus listrik untuk pengembangan armada baru Trans Semarang. Program ini dilaksanakan secara bertahap di berbagai koridor strategis di Semarang dan mendapatkan respons positif dari masyarakat lintas segmen.
Rangkaian uji coba dilakukan dalam tiga fase sebagai bagian dari pendekatan komprehensif dalam menguji kesiapan operasional berbagai tipe kendaraan listrik:
- Fase 1: Uji coba Bus Listrik Single 12 meter di Koridor 1 (Terminal Mangkang – Terminal Penggaron) pada periode 13 Februari – 10 Maret 2026
- Fase 2: Uji coba Bus Listrik Medium 8 meter di Koridor 5 (Pusat Rekeasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) – Meteseh) pada periode 12 Maret – 7 April 2026
- Fase 3 (berlangsung saat ini): Uji coba Bus Feeder Listrik Transporter 6 meter di rute UNDIP – UNNES pada periode 15 – 28 April 2026
Melalui pendekatan bertahap ini, VKTR tidak hanya menguji performa teknis kendaraan, tetapi juga memastikan kesesuaian tipe armada dengan karakteristik rute dan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Selama periode uji coba, masyarakat diberikan kesempatan untuk merasakan langsung pengalaman menggunakan bus listrik yang menghadirkan standar baru dalam transportasi publik.
Uji coba ini juga menegaskan kapabilitas industri dalam negeri. Unit bus yang digunakan merupakan hasil kolaborasi manufaktur lokal dari Jawa Tengah, dengan proses produksi yang dilakukan di Magelang dan Ungaran, mencerminkan kesiapan ekosistem industri nasional dalam mendukung transisi menuju elektrifikasi.
Direktur dan Chief Operational Officer VKTR, V. Bimo Kurniatmoko, menyampaikan, “Melalui adopsi kendaraan massal listrik, kita tidak hanya mendorong kemandirian industri, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Dampaknya tidak hanya pada aspek ekologis, tetapi juga ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekosistem industri lokal. Kami berharap inisiatif dari Jawa Tengah ini dapat menjadi pendorong dan meluas di berbagai daerah di Indonesia.”
Dari sisi pengalaman pengguna, bus listrik ini menawarkan kenyamanan yang lebih baik melalui operasional yang senyap dan minim getaran, sehingga menciptakan perjalanan yang lebih tenang dan menyenangkan. Keunggulan ini menjadi diferensiasi utama dibandingkan bus konvensional berbasis mesin pembakaran.
Direktur Teknik Laksana, Stefan Arman, menambahkan, “Karoseri Laksana berkomitmen mendukung pengembangan transportasi yang lebih sehat dan berkualitas. Kolaborasi dengan VKTR menunjukkan kesiapan industri lokal dalam menghadirkan kendaraan publik yang modern, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus membuktikan daya saing industri dalam negeri di era elektrifikasi.”
Antusiasme masyarakat tercermin dari tingginya partisipasi selama masa uji coba, mulai dari pekerja, pelajar, hingga komunitas umum yang ingin merasakan langsung moda transportasi ramah lingkungan ini. Respons positif tersebut menunjukkan semakin terbukanya penerimaan publik terhadap transportasi yang lebih bersih dan modern.
Bimo menambahkan, “Ini bukan sekadar uji coba, tetapi wujud nyata Jawa Tengah pride, bus listrik produksi lokal yang lahir dari kapabilitas industri daerah dan sejalan dengan arahan Presiden untuk memperkuat penggunaan produk dalam negeri.”
Momentum ini menjadi semakin relevan di tengah ketidakstabilan harga minyak dunia, yang mendorong urgensi penggunaan energi alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan. Elektrifikasi transportasi publik menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Melalui inisiatif ini, VKTR bersama para mitra tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sistem transportasi yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Tentang PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR – dibaca “Vektor”) adalah pelopor elektrifikasi segmen kendaraan komersial di Indonesia. VKTR resmi mencatatkan saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada 19 Juni 2023, menjadi emiten kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia. VKTR berkomitmen mempercepat mobilitas berkelanjutan melalui inovasi manufaktur dan kemitraan strategis dengan produsen kendaraan listrik global terbaik.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Investor Relations VKTR (ir@vktr.id)
Untuk pertanyaan media, hubungi:
Corporate Communications VKTR (media.relations@vktr.id)